Konsep Kreatif Tentang Musik

Konsep Kreatif Tentang Musik

Konsep Kreatif Tentang Musik – Kreatif adalah sifat yang dimiliki seseorang. Seorang yang kreatif mempunyai kemampuan untuk mencipta atau berkreasi. Kreasi adalah ciptaan, penciptaan, dan atau hasil daya cipta. Kreativitas merupakan kemampuan berpikir untuk berkreasi atau daya mencipta, dan kreativitas adalah keterampilan seseorang dalam menghasilkan sesuatu yang asli, unik, dan bermanfaat. Pengertian kreativitas seni musik yaitu kemampuan berpikir untuk berkreasi atau daya cipta di bidang seni musik.
Konsep Kreatif Tentang Musik

Dalam tulisan Supriadi (1998:129) diungkapkan bahwa prestasi kreatif di bidang keilmuan menuntut tiga prasyarat yang harus dipenuhi, yaitu kemampuan intelektual yang memadai, motivasi dan komitmen untuk mencapai keunggulan, dan penguasaan terhadap bidang ilmu yang ditekuni.

Dalam bidang ilmu seni dan budaya ketiga aspek tersebut secara interaktif membentuk perilaku kreatif yang kemudian menghasilkan intelektual, komitmen, penguasaan, intuisi dan faktor eksternal, yaitu lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat yang secara simultan membentuk prestasi kreatif di bidang keilmuan. Bagaimanakah gagasan-gagasan kreatif ilmuwan lahir? Tiga hal penting yang dapat mempengaruhi gagasan kreatif, yaitu : 1. kecakapan, 2. keterampilan, dan 3. motivasi.

Kecakapan adalah kemampuan intelektual yang ditunjukkan oleh prestasi akademiknya yang menonjol, motivasi yang kuat merupakan faktor untuk meraih prestasi, dan memililki komitmen yang kuat untuk mencapai keunggulan, serta kompetensi keterampilan adalah faktor yang dimiliki untuk penguasaan skill yang memadai terhadap bidang seni yang ditekuninya.

Lebih jauh Supriadi (1998:130) mengatakan ketiga aspek yang dapat membentuk prestasi kreatif, yaitu kecakapan, keterampilan, dan motivasi itu adalah sebagai faktor yang mendasari perilaku kreatif yang dapat berkembang subur di tengah lingkungan sosial budaya yang menunjang, yang antara lain ditandai oleh adanya peluang dan kebebasan untuk mewujudkan gagasangagasan kreatif, tersedianya akses terhadap sumber-sumber informasi yang memadai dan tumbuh budaya penghargaan bagi orang-orang yang berprestasi.

Adakah tahapan yang dapat dilakukan dalam proses kreatif?

Lahirnya teori-teori dari para ilmuwan besar seperti Eistein, Newton, Comte, Clark, terkait dengan proses kreatif, sampai lahirnya gagasan-gagasan kreatif seseorang dalam praktek penelitian di sekolahnya adalah hasil dari proses kreatif yang mereka tempuh. Keterkaitan pernyataan mengenai teori dengan tahapan-tahapan proses kreatif adalah adanya beberapa aspek kegiatan yang meliputi: persiapan, inkubasi, iluminasi, dan evaluasi. Intuisi berada pada tahap iluminasi, artinya sebelum intuisi datang, sesungguhnya seseorang telah memikirkan masalah keilmuan yang dihadapinya.

Intuisi bukan hanya menyangkut proses pemecahan masalah, melainkan prosesidentifikasi masalah. Intuisi merupakan salah satu faktor penting dalam kreativitas keilmuan, sehingga pandangan Clark (1983) yang dikembangkan Kohler dalam Supriadi (1998) mengatakan intuisi merupakan suatu perwujudan dari kesadaran tingkat tinggi, dan intuisi tidak datang tanpa sebab. Ia didahului oleh proses berpikir dan didasari oleh perilaku dalam penguasaan yang cukup terhadap bidang ilmu yang ditekuni oleh individu.

Perilaku kreatif dalam bidang ilmu seni musik terlihat dalam cara: berpikir, bersikap, dan berkreasi atau berbuat kreatif ketika menghadapi masalahmasalah keilmuan. Berpikir kreatif secara operasional dirumuskan sebagai suatu proses yang tercermin dari kelancaran, fleksibelitas, dan orsinalitas dalam berpikir.

Donald Jack Davis dalam Pekerti (2007) merangkum beberapa perilaku kreatif yang relevan dengan pendidikan seni musik, diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Perseptual, yaitu mencakup sikap dalam melihat, mengamati dan mengenali lingkungannya; melihat, mengamati, dan mengenali karya seni musik; mengembangkan kepekaan-pemahaman.
  2. Pemahaman, yaitu mencakup sikap dalam memahami bahasa tentang ungkapan seni musik, memahami seniman dan dunia seninya.
  3. Responsif, yaitu mencakup sikap belajar mengalami dan belajar menghayati.
  4. Analitik, yaitu mencakup sikap mengklasifikasikan, mendeskripsikan, menjelaskan dan menginterprestasikan seni musik.
  5. Mengevaluasi, yakni meliputi sikap mengkritisi, mengungkapkan, dan memprediksi karya musik.
  6. Eksekusi, yakni meliputi sikap mengembangkan kreativitas, mensintesiskan, belajar menggunakan alat dan media ungkap dalam berolah musik, serta membuat dan menyajikan karya seni musik.
  7. Menilai, yaitu mencakup berbagai jenis sikap penilaian sebuah karya musik.
Pembentukan pribadi yang harmonis dapat dilakukan dengan cara memperhatikan kebutuhan perkembangan kemampuan dasar melalui pendekatan belajar dengan seni, belajar melalui seni dan belajar tentang seni. Mengapa kamu perlu mengenal dan menampilkan musik kreasi? Mengapa pula Kamu dituntut untuk menerapkan tahapan proses kreatif dalam berkarya musik?

Pada dasarnya setiap orang yang lahir ke dunia ini dibekali sifat kreatif, inovatif, dan unik. Jika kamu sedang menjalankan proses belajar dan mampu mendesain kehidupannya yang lebih baik dan menyenangkan, maka kreativitas adalah sebuah piranti dalam mengubah dan membuat jurus-jurus praktis yang tepat dan mengenai sasaran yang siap pakai untuk siapa saja yang mendambakan kehidupan lebih sukses dan estetis. Kesuksesan berakar dari ide dan gagasan yang cemerlang.

Hal tersebut dibebabkan bahwa konsep kreatif untuk mewujudkan kreativitas seseorang akan menunjukkan kepada cara cemerlangnya ide yang akan membawa ke tempat tujuan. Kehidupan kreatif dapat meningkatkan pengertian dan apresiasi akan berbagai gagasan baru, sesama manusia, dan dunia secara umum. Kreativitas pada akhirnya harus tumbuh dari perpaduan unik antara ciri kepribadian dan kecerdasan pribadi yang menjadikannya berbeda.

Untuk mempelajari cara mengembangkan dan meningkatkan kreativitas, kamu harus mulai memupuk dan mengembangkan jiwa kreatif. Ada empat unsur dasar sebagai pembentuk jiwa kreatif yakni sebagai berikut. CORE merupakan inti bagi kegiatan kreativitas. Memetakan zona kenyamanan yakni bagaimana cara menilai jiwa kreatif dan CORE?

Cari tahu: seberapa besarkah rasa ingin tahu kamu tentang jiwa kreatif? Seberapa besarkah rasa ingin tahu kamu dalam mengendalikan dorongan mencipta, bereksperimen dan membangun jiwa kreatif?

Olah Keterbukaan: seberapa terbukakah kamu dalam kehidupan kreatif?

Risiko: seberapa beranikah kamu menanggung risiko ketika akan menncoba sesuatu yang kreatif?

Energi: seberapa besarkah/seberapa tinggikah semangat kamu dalam melakukan hal kreatif? Jiwa kreatif akan tumbuh dan berkembang jika dalam menyikapi masalah hidup kamu melakukannya dengan dilambari rasa ingin tahu dengan kekuatan bertanya, berolah keterbukaan dalam bersikap fleksibel dan hormat dalam menghadap hal baru, keberanian dalam menanggung risiko untuk meninggalkan zona kenyamanan, dan penuh dengan energi sebagai pendorong kerja dan pemercik hasrat.

Jordan Ayan seorang pelopor kreativitas dan kreator yang ulung dan unggul, dalam bukunya yang berjudul Bengkel Kreativitas (2002:13) dikatakan kreativitas membuka pikiran dan menjadikan semangat dan merasa hidup. Kamu dapat menyalurkan kreativitas melalui kegiatan berolah seni atau berkreasi musik. Musik adalah sebuah media kreativitas untuk menghasilkan kreasi-kreasi yang khas dan unik.

Dalam menampilkan musik kreasi, faktor utama yang perlu diperhatikan adalah aspek-aspek yang bermuara pada kemampuan dasar seni. Untuk mengingatkan aspek utama dalam mencapai tampilan musik kreasi yang baik, perlu ditanamkan kemampuan dasar yang optimal dalam kancah pembelajaran musik kreasi.

Pekisef adalah kemampuan dasar seni musik yang harus dikuasai oleh seorang pengajar seni musik, yaitu penjelasannya meliputi:
  1. Perseptual: kemampuan menanggapi hasil pengamatan dalam kegiatan bermusik, dan mengembangkan aspek kreativitas.
  2. Emosional: kemampuan pengendalian emosi mengenai ketekunan, kesabaran, rasa aman dalam kegiatan bermusik.
  3. Kreativitas: merupakan kemampuan tubuh terutama dalam pengendalian berkreasi atau mencipta, berkreasi musik.
  4. Intelektual dan Inovatif : kemampuan berfikir dan pemahaman kognisi dalam kegiatan musik serta mampu merubahnya dalam melakukan kreatvitas musik.
  5. Sosial: berkaitan dengan kemampuan dalam berhubungan dengan orang lain dan lingkungannya dalam kegiatan musik.
  6. Estetik: kemampuan rasa keindahan dalam berolah dan pergelaran musik,
  7. Fisikal: kemampuan tubuh terutama dalam pengendalian berolah/berkreasi musik.
Susunan Panitia Pameran

Susunan Panitia Pameran

Suatu pameran akan sukses dan lancar jika susunan panitia pameran dibentuk secara rapi dan terorganisir dengan sebaik-baiknya. Penyusunan struktur panitia pameran ini harus disesuaikan dengan situasi, kondisi dan tingkat kebutuhan sekolah masing-masing. Pada umumnya susunan kepanitiaan pameran terdiri dari panitia inti dibantu dengan seksi-seksinya.
Susunan Panitia Pameran

Berikut ini adalah pembagian tugas panitia pameran :
a. Ketua
Ketua panitia ialah pemimpin penyelenggaraan kegiatan pameran dan bertanggung-jawab terhadap kelancaran pelaksanaannya. Ketua  panitia juga diharapkan bisa mencari solusi untuk menyelesaikan segala persoalan yang ada sejak merencanakan sebuah pameran sampai tahap pelaksanaannya. Sang ketua juga diharapkan mempunyai sikap kepemimpinan yang jujur dan tegas disertai juga sifat bijaksana, sabar dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap tugas dan kewajiban yang dibebankan kepadanya. Juga seorang ketua dalam menjalankan tugasnya, harus dapat bekerja sama dan berkomunikasi dengan berbagai pihak yang ikut men-suport kegiatan pameran.

b. Wakil Ketua
Wakil ketua bertugas sebagai pendamping ketua, bertanggung jawab atas kepengurusan semua masalah dan memperlancar kegiatan para bawahan, juga mengganti tugas ketua, jika ketua berhalangan. Sikap seorang wakil ketua juga mesti punya sikap jujur, tegas, dan punya rasa tanggung jawab pada pekerjaan.

c. Sekretaris
Tugas utama seorang sekretaris dalam kegiatan pameran atau pada organisasi yaitu menulis seluruh kegiatan panitia selama pameran diadakan. Membuatan surat pemberitahuan kepada kepala sekolah, orang tua, kepada Dinas Pendidikan setempat, jika pameran akan digelar di sekolah. Bila pameran akan diselenggarakan di luar sekolah, maka perlu ada surat izin dan dan pemberitahuan kepada instansi pemerintah terkait yang berwewenang. Tugas seorang sekretaris lainnya yaitu mengarsipkan surat-surat penting dan menyusunnya sesuai dengan tanggal, waktu pengeluaran surat-surat tersebut secara teliti, cermat dan teratur. Disamping itu, bersama dengan ketua, seorang sekretaris membuat laporan kegiatan sebelum, sedang dan sesudah pergelaran pameran berlangsung.

d. Bendahara
Bendahara bertanggung jawab penuh tentang penggunaan, penyimpanan, dan penerimaan uang anggaran yang masuk untuk biaya penyelenggaraan pameran. Bendahara juga mesti menyusun laporan pertanggungjawaban atas penggunaan dan pengelolaan keuangan selama pameran dilangsungkan. Maka dari itu seorang bendahara dituntut harus yang benar-benar yang memiliki sikap yang jujur, sabar, cermat, teliti, tidak boros, dan tidak lepas tanggung jawab terhadap seluruh tugas yang harus dilaksanakannya. Disamping susunan panitia inti di atas, seksi-seksi pun perlu dibentuk untuk menunjang pelaksanaan pameran, di antaranya:

e. Seksi Kesekretariatan
Bertugas membantu sekretaris dalam pembuatan dokumen tertulis seperti penyusunan proposal kegiatan, surat-menyurat dan mencatat segala sesuatu yang terjadi hingga pameran selesai. Pengertian proposal pameran harus dipahami oleh sekretaris. Dan seksi kesekretarisan harus bisa sebutkan kegunaan proposal dalam pameran. Apa tujuan dituliskannya proposal pameran dan apa kegunaan brosur pada kegiatan pameran harus diketahuinya juga.
f. Seksi Publikasi dan Dokumentasi
Bertugas sebagai juru terang kepada masyarakat umum melalui berbagai media, seperti dengan katalog, surat-surat pemberitahuan, undangan, spanduk kegiatan, pembuatan poster pameran dll.  Bilamana masalah pemberitahun tersebut memerlukan surat-surat izin, maka dapat berhubungan dengan sekertaris penyelenggaraan pameran. Seksi publikasi dan dokumentasi juga bertugas membuat laporan dokumentasi pameran, dengan mengumpulkan hasil pemotretan kegiatan pameran dari awal sampai akhir. Dan dokumentasi pameran ini sangatlah penting sebagai tolok ukur dan wawasan di masa mendatang.

g. Seksi Dekorasi dan Penataan Ruang
Bertugas mengatur tata ruang pameran. Selain bertugas untuk menghias ruang pameran, seksi ini juga bertugas mengatur denah dan penempatan karya yang akan dipamerkan. Dalam menata ruang pameran, Seksi Dekorasi dan Penataan Ruang perlu juga memperhatikan hal-hal sebagai berikut ini :
  1. Pengaturan benda-benda yang dipajang tergantung di dinding ruangan berupa lukisan, jangan sampai dicampur adukan dengan benda-benda seni kerajinan lainnya yang dipajang di atas meja pameran, kalau memungkinkan, sediakan ruangan gelar yang terpisah.
  2. Penataan benda-benda untuk mengarahkan pengunjung agar bisa konsentrasi sewaktu menonton dan melihat berbagai barang (karya) yang dipamerkan.
  3. Pemberian hiasan dekorasi ruangan diharapkan tidak berlebihan sehingga dapat mengganggu penikmatan karya yang dipamerkan.
  4. Pengaturan jalan masuk ke dalam ruang pameran sesuai dengan keinginan karya mana yang diharapkan dilihat pertama kali dan karya mana yang diharapkan dilihat terakhir kali.
  5. Penyertaan musik dan lagu sebagai pengantar dan pengisi suasana pameran bertujuan untuk membantu pengunjung pameran menikmati karya yang sedang dipamerkan. Penyertaan musik pengiring yang keras dan berlebihan dapat mengganggu pengunjung pameran sehingga tujuan apresiasi karya dapat tidak tercapai.
h. Seksi Stand
Seksi stand disebut juga petugas stand adalah penjaga pameran yang bertugas menjaga kelancaran penyelenggaraan pameran, mengatur (mengarahkan) pengunjung mulai dari masuk sampai ke luar dari ruang pameran. Petugas penjaga stand juga bertugas melayani para pengunjung secara ramah dan sopan membantu memberikan informasi tentang karya-karya yang sedang dipamerkan.

i. Seksi Pengumpulan dan Seleksi Karya
Karya yang akan dipamerkan harus dipilih, dikumpulkan dan dikategorikan sesuai dengan tema pameran yang ditentukan. Seksi pengumpulan dan seleksi karya bertugas melakukan pencataan dan pendataan karya (nama seniman, judul, tahun pembuatan, kelas, harga, dll) dan melakukan pemilihan karya yang akan dipamerkan.

j. Seksi Perlengkapan
Memiliki tugas untuk mengatur berbagai perlengkapan (alat dan fasilitas lain) yang akan digunakan dalam penyelenggaraan kegiatan pameran. Seksi ini bekerjasama dengan seksi dekorasi dan penataan ruang untuk mempersiapkan tempat penyelenggaraan kegiatan pameran dan berkordinasi secara khusus dengan seksi pengumpulan dan seleksi karya di dalam pengumpulan dan pemilihan karya.
Susunan Panitia Pameran
Susunan Panitia Pameran
k. Seksi Usaha
Berkewajiban membantu Ketua dalam mencaria dana atau sumbangan dari berbagai pihak, untuk membiayai kegiatan pameran. Beberapa usaha untuk memperoleh dana misalnya yaitu :
  1. iuran peserta pameran
  2. sumbangan dari siswa secara kolektif
  3. sumbangan dari donatur atau para simpatisan terhadap diselenggarakannya pameran, baik berupa uang atau barang yang sangat diperlukan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
l. Seksi Keamanan
Tugas seksi keamanan diantaranya yaitu menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pameran khususnya keamanan karya-karya yang dipamerkan.
m. Seksi Konsumsi
Pada saat pembukaan pameran biasanya disediakan hidangan atau kudapan bagi tamu undangan, dan Seksi Konsumsi inilah yang bertugas menyediakan dan mengatur konsumsi ketika pembukaan pameran tersebut. Seksi konsumsi juga bertanggung jawab untuk menyediakan dan mengatur konsumsi dalam kegiatan kepanitian pameran.
Konversi Satuan Ukuran Panjang, Luas, Berat, Isi dan Satuan Lainnya

Konversi Satuan Ukuran Panjang, Luas, Berat, Isi dan Satuan Lainnya

Konversi Satuan Ukuran – Mengenai satuan Ukuran biasanya di tiap negara berbeda-beda tentang  satuan ukuran yang sering digunakan. Sebagai contoh di wilayah eropa untuk ukuran jarak biasa menggunakan satuan mile, untuk mengukur ketinggian biasa menggunakan foot. Berbeda dengan Indonesia untuk mengukur jarak cenderung menggunakan Km, begitu juga untuk mengukur ketinggian dengan menggunakan Km atau Meter. Untuk memudahkan kita dalam meng-konversi satuan ukuran tersebut diperlukan tabel konversi berbagai satuan ukuran.
Konversi Satuan Ukuran Panjang, Luas, Berat, Isi dan Satuan Lainnya

Daftar Konversi satuan ukuran

SATUAN PANJANG :
1 inci = 2,54 cm
1 foot = 12 inci = 0,3048 m
1 yard = 3 feet = 0,9144 m
1 mile = 1.760 yards
1 mile = 1,6093 km konversi satuan ukur

SATUAN LUAS:
1 hektar = 10.000 m²
1 are = 1 dam² = 100 m²

SATUAN BERAT:
1 ton = 1000 kg
1 ton = 10 kwintal
1 kwintal = 100 kg
1 kg = 2 pon
1 pon = 5 ons
1 hg = 1 ons
1 kg = 10 ons
1 ons = 100 gram

SATUAN ISI:
1 m³ = 1000 liter
1 dm³ = 1 liter
1 liter = 1000 cm³
1 cm³ = 1 cc
1 barrel = 158,99 liter
1 gallon = 4,5461 liter

SATUAN LAIN :
1 gross = 144 buah
1 gross = 12 lusin

1 kodi = 20 helai

1 rim = 500 lembar
1 lusin = 12 buah

Demikian semoga konversi satuan ukur diatas dapat membantu kita dalam perhitungan matematika.
Tips Belajar Bahasa Inggris yang Cepat & Efektif

Tips Belajar Bahasa Inggris yang Cepat & Efektif

Belajar bahasa Inggris bagi beberapa murid mungkin akan terasa sangat sulit. Ya, memang harus diakui bahwa belajar suatu bahasa yang baru itu tidak mudah apalagi jika jarang digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, agar murid bisa termotivasi belajar bahasa Inggris, mereka harus paham bahwa belajar bahasa Inggris akan membawa banyak manfaat di dalam kehidupan mereka nantinya.
Tips Belajar Bahasa Inggris yang Cepat & Efektif

Salah satu alasannya adalah banyak turis asing yang berasal dari negara-negara yang bahasa utamanya adalah bahasa Inggris. Mereka sering melakukan perjalanan wisata dan bisnis ke negara-negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Kemudian, khususnya di Indonesia yang notabene tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, mempelajari dan menguasai bahasa Inggris memberikan tantangan dan kepuasan tersendiri. Maka dari itu, seorang murid pun ditantang untuk bereksplorasi dengan pilihan-pilihan pembelajaran yang lain. Pilihan-pilihan tersebut pun sangat menyenangkan, apa saja itu?

1. Gunakan Internet
Dengan zaman serba canggih sekarang ini maka setiap orang tentunya lebih mudah dan punya media untuk belajar bahasa Inggris. Dengan Internet, kita pun tidak perlu kamus cetak lagi. Kita sudah bisa mempelajari arti kata dan bahkan mendengarkan pelafalan dan intonasinya.

2. Dengarkan lagu bahasa Inggris
Agar terbiasa dengan bahasa Inggris, kita pun bisa belajar bahasa Inggris dengan cara membiasakan diri mendengarkan lagu bahasa Inggris. Tentu setiap orang suka bernyanyi maka belajar bahasa Inggris pun akan semakin mudah jika dilakukan dengan cara yang disukai.

3. Tonton film bahasa Inggris
Selain menonton di bioskop, Anda pun bisa membeli atau menyewa DVD film berbahasa Inggris sebagai media belajar bahasa Inggris. Anda bisa fokus terhadap yang mereka ucapkan dengan cara mem-pause dan memutar ulang video tersebut ketika ada kata-kata yang sulit yang kita dengar.

4. Membaca tulisan bahasa Inggris
Selain secara lisan, kita pun bisa berfokus belajar bahasa Inggris secara tulisan. Kita bisa membiasakan diri membaca dan memahami setiap tulisan dalam bahasa Inggris. Biasanya tulisan dalam bahasa Inggris tersebut ada di produk-produk sehari-hari kita, berikut juga dengan terjemahannya.

5. Berlatih
Hal yang sangat penting adalah melatih diri sendiri untuk mengucapkannya. Ada orang yang bisa mengerti suatu bahasa tetapi tidak dapat mengucapkannya. Kita bisa mengatasinya dengan cara berlatih sendiri apakah dengan merekamnya dan berlatih dengan seorang teman. Berlatih dengan teman pun ada dua cara, yakni sebagai berikut:
-Saling bercakap-cakap, hal ini bisa kita lakukan dengan mereka yang juga mengerti bahasa Inggris.
-Mengajari agar tidak lupa, hal ini bisa kita lakukan pada mereka yang tidak mengerti betul bahasa Inggris.

6. Rajin mencari arti kata
Ketika kita mendapatkan kata yang sulit dan asing ketika mendengar lagu, menonton film atau di tempat lainnya maka segera catat dan cari arti kata tersebut. Jangan biarkan kita tidak mencarinya karena perbendaharaan kata kita akan itu-itu saja.

Guru juga hendaknya mengajarkan murid belajar bahasa Inggris dengan cara-cara yang menyenangkan, bisa juga dengan tips-tips di atas. Selamat belajar!
no image

Cara Mudah Latihan Menyampaikan Isi Berita Seperti Penyiar Professional

Cara Mudah Latihan Menyampaikan Isi Berita Seperti Penyiar Professional - Berita merupakan sebuah cara untuk menyampaikan segala macam informasi dengan cara diucapkan atau disampaikan dengan media cetak seperti surat kabar atau koran. Sedangkan dengan media lisan biasanya berita di sampaikan melalui siaran televisi ataupun melalui streaming video seperti yang sudah banyak dilakukan saat ini melelui saluran youtube broadcasting.

Menyampaikan berita merupakan salah satu aspek pelajaran bahsa indonesia yang memang menjadi salah satu urutan penting yang harus diketahui siswa ataupun pelajar lain karena penyampaian berita haruslah menggunakan cara atau aturan berbahasa yang baik. Pada kali ini adalah bahasa yang digunakan bahasa nasionalis Indonesia.

Menyampaikan isi berita menjadi sangat penting untuk dipelajari bagi mereka yang memiliki jiwa jurnalis karena memang berita adalah salah satu kegiatan seorang jurnalis ataupun penyampai berita yaitu seorang penyiar.

Dalam menyampaikan berita tentu saja banyak sekali pelajaran yang harus diketahui sehingga apa yang di sampaikan oleh pembawa berita atau penyiar dapat diterima dengan baik oleh pendengar ataupun penonton. Komunikasi semacam itu haruslah dilatih dengan berbahasa yang baik dan juga dengan artikulasi atau pengucapan yang jelas sehingga mudah saat didengarkan.

Selain hal di atas tentu saja dalam penyampaian berita juga harus menggunakan susunan kalimat dalam berbahasa indonesia yang baik. Untuk melatih hal demikian tentu saja dibutuhkan waktu yang tidak singkat. Oleh karena itu beberapa cara yang akan disampaikan dalam tulisan ini sebaiknya di pelajari lebih dalam sehingga dapat di kembangkan dengan gaya masing-masing penyampai berita.

Untuk bisa dan mahir dalam menyampaikan berita maka seseorang harus berlatih dengan mendengarkan berita-berita di televisi. Perhatikan cara para pembawa acara di televisi saat membawakan sebuah berita, serta pahami juga narasi yang disampaikan oleh pembawa acara. Karena biasanya mereka sangat memperhatikan sekali unsur 5W + 1H yaitu :
  1. What (apa)
  2. Who (siapa)
  3. Where (dimana)
  4. When (kapan)
  5. Why (mengapa)
  6. How (bagaimana)
Unsur diatas juga harus anda pahami dalam berlatih membawakan berita. Setelah anda mendengarkan berita yang sudah anda lihat sebelumnya, anda juga harus menyiapkan catatan. Buku catatan yang anda bawa bisa digunakan sebagai bahan untuk menulis atau mengikuti isi pokok yang harus anda tulis dalam catatan anda sehingga anda akan lebih memahami unsur-usur diatas tadi.

Pelajarilah suatu peristiwa yang disampaikan oleh pembawa acara tersebut dan kemudian masukkan dalam buku catatan anda dengan menggunakan lima unsur tadi. Apakah permasalahan yang menjadi pokok berita tersebut, siapa yang mungkin menjadi korban ataulainnya, dimana tempat terjadinya peristiwa, kapan peristiwa itu terjadi atau dilakukan, mengapa peristiwa itu dapat terjadi dan yang terakhir adalah bagaimana atau dampak apakah yang ditimbulkan dari permaslahan tersebut.

Setelah semua hal tersbut sudah anda pahami maka anda harus berlatih menyampaikan berita tersebut baik mengikuti seperti penyiar yang sudah anda lihat atau anda juka akan lebih baik dengan menggunakan gaya dan bahasa yang lebih baik lagi menurut anda. Demikianlah cara untuk menyampaikan isi berita dengan mudah yang bisa anda lakukan.
Sistem Reproduksi pada Tumbuhan dan Manusia

Sistem Reproduksi pada Tumbuhan dan Manusia

Pelajaran pada bab “Sistem Reproduksi” adalah mata pelajaran Biologi yang diberikan untuk siswa menengah (SMA). Pada bab ini dikenal Sistem Reproduksi Tumbuhan dan Manusia. Kita bahas kedua-duanya pada point-pointnya saja.
1. Sistem Reproduksi pada Tumbuhan
a. Organ Reproduksi
Pada tumbuhan biji tertutup atau dalam bahasa latin dikenal dengan istilah “angiospermae”, alat reproduksi terdapat pada bunga. Alat kelamin jantan yaitu benang sari yang terdiri atas kepala sari (antena) dan tangkai sari (filamen), Sedangkan alat kelamin betina yaitu putik yang terdiri atas kepala putik (stigma), tangkai putik (stilus) dan bakal buah (ovarium).
Sistem Reproduksi pada Tumbuhan dan Manusia

b. Jenis Reproduksi
Jenis Reproduksi pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu Reproduksi Generatif  dan Reproduksi Vegetatif. Contoh Reproduksi Generatif seperti penyerbukan, fertilisasi (pembuahan), buah/biji. Sedangkan Reproduksi Vegetatif terjadi secara alami yang bisa terjadi melalui tunas, umbi, rhizoma dan dapat juga melalui buatan seperti cangkok, steak dan okulasi.
2. Sistem Reproduksi pada Manusia
a. Organ Reproduksi
Organ Reproduksi pada Manusia terdiri atas Organ kelamin utama, yaitu ganad sebagai penghasil gamet/sel kelamin dan organ kelamin tambahan yaitu bagian-bagian yang berfungsi menyalurkan, menyimpan gamet sementara, memelihara embrio dan sebagainya. Pada organ reproduksi manusia juga dibedakan berdasarkan kelamin laki-laki dan wanita.

Pada organ reproduksi laki-laki  terdapat organ utama dan organ tambahan. Pada organ utama terdapat testis (buah zakar) yang berfungsi untuk menghasilkan sperma dan hormon testosteron. Sedangkan pada organ tambahan terdapat saluran reproduksi yaitu duktus ekpididimis yang berfungsi sebagai tempat pematangan dan penyimpanan sperma, vas deferens, dan vesica seminalis (kantong sperma), kelenjar kelamin, dan alat kelamin lular.

Pada organ reproduksi wanita terdapat juga organ utama dan organ tambahan. Pada organ utama terdapat ovarium yang berfungsi menghasilkan ovum. Pada organ tambahan terdapat saluran kelamin yang terdiri dari infundibulum untuk menampung ovum. tubafallopi sebagai tempat terjadinya fertilisasi, uterus/rahim sebagai tempat tumbuhnya embrio, vagina untuk jalan melahirkan, vulva alat kelamin luar yaitu labia mayora, labia minora, klitoris dan vestibula.

b. Fertilisasi
Fertilisasi merupakan proses peleburan sel kelamin jantan (sperma) dengan sel kelamin betina (ovum)
c. Pertumbuhan Embrio dalam Uterus
Hasil Fertilisasi adalah Zigot yang kemudian tumbuh menjadi embrio didalam Uterus.

d Kelahiran
Setelah masa kehamilan 266 hari atau 33 minggu bayi akan lahir, berat bayi normal yaitu antara 2,7 – 3,6 Kg dengan panjang 50 cm.
e. Pemberian Air Susu Ibu (ASI)
Menurut ilmu kedokteran atau ilmu kesehatan, Selama 6 bulan pertama makanan yang paling bagus untuk diberikan kepada bayi adalah ASI walaupun sebenarnya dapat diganti dengan susu formula.

f. Alat Kontrasepsi, merupakan alat untuk mencegah kehamilan.
Artikel diatas merupakan rangkuman pada bab Sistem Reproduksi, Silahkan pelajari lebih lanjut tentang “Sistem Reproduksi” dengan buku-buku pelajaran yang telah direkomendasikan oleh guru anda msing-masing.